MUSIM KEMARAU YANG PANJANG MEMBUAT WISATA AIR TERJUN RANDUSARI SEPI OLEH PENGUNJUNG

Apa jadinya kalau kita berkunjung ke Air Terjun tetapi tidak ada airnya alias kering? hal ini yang sedang terjadi di Air Terjun Randusari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. 

IMG_20181117_161223

Musim kemarau yang panjang belakangan ini membuat wisata air terjun menjadi surut dan mengering. Salah satunya adalah Air Terjun Randusari.  Air terjun ini terletak di Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Setelah saya lakukan survei kesana pada hari Sabtu, 17 November 2018 memang kondisi air terjun, saluran air, dan perkebunan serta area persawahan milik warga mengering.  Hal ini membuat wisata Air terjun Randusari menjadi mati sementara.

Hal ini membuat perekonomian masyarakat desa setempat menjadi surut. Mengeringnya saluran air dan Air Terjun Randusari membuat warga Desa Jatimulyo kekurangan air bersih. Karena sebagian warga setempat menggunakan air terjun tersebut untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Dan hal ini menjadikan wisata Air Terjun Randusari menjadi sepi dan bahkan tidak ada wisatawan yang datang kesana.

IMG_20181117_161434                      IMG_20181117_161519

Jadi untuk kalian yang ingin datang ke Air Terjun Randusari saya sarankan untuk datang pada musim penghujan atau setelahnya. Karena pada musim tersebut maka akan tampak keindahan dari Air Terjun Randusari.

Untuk tiket masuk wisata Air Terjun Randusari seiklhasnya saja, karena warga setempat tidak mematok harga tiket masuk wisata Air Terjun Randusari. Mereka hanya menyediakan sebuah kotak yang bertuliskan “Sumbangan untuk Air Terjun Randusari”. Dan untuk parkir kalian cukup menyiapkan tarif Rp 2000 saja.

Untuk akses jalan menuju Air Terjun Randusari hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, karena jalanan pedesaan yang sempit dan juga rusak. Jadi tempat wisata ini kurang cocok jika kamu ingin mengajak keluarga besar untuk berlibur kesini. Untuk sampai Air Terjun Randusari kamu harus berjalan kaki kurang lebih 200 meter menyusuri jalan setapak, melewati rumah warga, saluran air, dan persawahan milik warga.

Jadi untuk kalian yang ingin berlibur ke Air Terjun Randusari jangan datang waktu musim hujan ya guys.. Dan sebaiknya menggunakan motor agar mudah melewati medannya 😀

 

 

 

Leave a comment